HARLAH IPNU DAN IPPNU BERSAMA SEKJEN PBNU

SMKSW.sch.id , MAGELANG – Keriuhan dari ramainya santri Syubbanul Wathon yang mengikuti acara peringatan harlah IPNU ke-64 dan IPPNU ke-63, acara tersebut dihadiri oleh pengasuh pondok seperti, KH. Nasrul Arif, KH. Achmad Izzudin, dan KH. Yusuf Chudlori hadir dihadapan mereka beserta beberapa perwakilan Lembaga Pengurus Besar Nahdlotul Ulama (PBNU) untuk ikut serta dalam acara tersebut pada malam minggu, 24 Maret 2018.

Ketua PBNU, KH. Said Aqil Sirodj yang berhalangan hadir, mengharuskan Sekretaris Jendral Ahmad Dr (HC). Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini menggantikan beliau untuk mengisi acara.

Awalnya, kedatangan perwakilan PBNU adalah untuk meresmikan Rumah Sakit Syubbanul Wathon yang berlokasi di Jl. Magelang – Kopeng, Ds. Purwodadi, Kec. Tegalrejo,Kab. Magelang. Setelah itu beliau dipersilahkan untuk mengisi acara peringatan Harlah IPNU dan IPPNU di Masjid Fajar Falah Darurrohmah Tegalrejo. Acara diikuti oleh kepengurusan IPNU dan IPPNU komisariat Syubbanul Wathon, para santri, dan pengurus pesantren A.P.I ASRI tegalrejo yang diakui dapat membongkar kembali semangat mereka sebagai pemuda NU.Ahmad Izzudin kepala sekolah SMK Syubbanul Wathon sempat memperkirakan bahwa beberapa tahun yang akan datang, aliran syiah Islam garis keras akan menelusup masuk untuk menghancurkan NU. Maka dari itu, IPNU dan IPPNU lah yang akan jadi benteng utama dari sengketa ini, karena mereka adalah kader-kader muda NU yang akan menentukan berdirinya NU kelak.

“Kalian adalah kader-kader muda yang telah terpilih untuk menjalankan sebuah amanah. Maka dari itu, kalian punya tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan ini. Lakukan dengan sebaik mungkin. ” tungkasnya kepada IPNU dan IPPNU.

Setelah berbagai sambutan dihaturkan, acara inti tiba dengan penyampaian materi-materi motivasi sebagai suatu pembelajaran filsafat hidup pemuda terutama IPNU dan IPPNU oleh Sekretaris Jendral Ahmad Helmi Faisal Zaini dan Muhammad Nuh, ketua umum divisi pendidikan.

Sekjen pun mengakui ketangguhan kepengurusan IPNU dan IPPNU komisariat Syubbanul Wathon yang dalam masa baktinya tidak hanya mengabdi di sekolah, tetapi juga di asrama.

“ Kalian hebat, luar biasa ! ” begitulah pujinya kepada IPNU dan IPPNU. Sekjen juga berpesan kepada IPNU dan IPPNU agar memaksimalkan perjuangan dimasa baktinya untuk bekal masa depan, karena hal itu akan menjadi pengalaman tersendiri untuk mereka.(NH)

 

Related Posts

About The Author

Add Comment