Kurikulum dan Metode Pendidikan SMK Syubbanul Wathon

kurikulum pendidikan Melihat dan menyikapi perkembangan zaman ini, keilmuan pesantren dan pengetahuan umum mutlak diperlukan untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Pemetaan dan pemisahan antara keilmuan pesantren dan pengetahuan umum dalam kehidupan saat ini hanya akan menjadikan kebuntuan pengembangan ilmu islam.
Kebutuhan masyarakat saat ini adalah hadirnya lembaga formal unggulan yang mencetak teknokrat yang handal dan dapat membekali anak didik dengan nilai-nilai keislaman. Generasi muda saat ini membutuhkan beragam ilmu untuk dapat membawa kemajuan bangsa dan Agama. Iimu umum, ilmu agama dan juga ketrampilan.
Berorientasi pada pemikiran tersebut, SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo menerapkan kurikulum ganda dan terintegrasi. Yakni Kurikulum Dinas Pendidikan Menengah untuk keilmuan umum serta Kurikulum Pondok Pesantren Salafiyah Tegalrejo untuk keilmuan agama.
Dengan menggabungkan kedua kurikulum tersebut diharapkan benar-benar akan lahir generasi-generasi baru yang menguasai pengetahuan dan teknologi, memiliki akar budaya islami sehingga menjunjung tinggi akhlaqul karimah serta memiliki kemampuan khusus (SKILL) yang siap diaplikasikan di dunia kerja. ONE STOP EDUCATION.
Adapun metode pendidikan yang digunakan di SMK Syubbanul Wathon sangat berbeda dengan sekolah-sekolah lain pada umumnya . Untuk pembelajaran agama khususnya Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an SMK Syubbanul Wathon menggunakan metode Qiroati dengan system micro teaching. Dalam satu kelas dibimbing oleh 6 guru. Begitu pula dengan pelajaran Amtsilati ( Tata Bahasa Arab ) diampu oleh 5 orang guru setiap kelasnya.
Untuk pembelajaran kejuruan (TKJ) dan Multimedia selain guru utama setiap pembelajaran berlangsung juga dibantu oleh 2 orang asisten. Hal ini bertujuan agar siswa lebih cepat memahami pelajaran, waktu yang digunakan pun lebih efektif dan efisien.

Related Posts

About The Author

Add Comment